Kurikulum TK Khalifah


TK Khalifah adalah lembaga pendidikan prasekolah yang program kegiatannya mengacu kepada program kegiatan belajar (PKB) TK tahun 2010 yang diintegrasikan dengan pendidikan keimanan, ketaqwaan, dan akhlakul karimah atas dasar teori perkembangan anak.

Kurikulum TK Khalifah

TK Khalifah menggunakan sistem dengan prinsip bermain sambil belajar melalui sistem sentra yang diadaptasi dari Beyond Center and Circle Time (BCCT) yang dalam kegiatan belajar mengajarnya memberikan pengalaman kepada anak-anak di sentra yang berbeda-beda dan dalam hari yang berbeda pula. Anak-anak belajar melalui permainan untuk memahami dirinya.

Kurikulum Khalifah merupakan hasil pengembangan dari Kurikulum Nasional yang mengacu pada Standar Pendidikan Anak Usia Dini diintegrasikan dengan konsep pendidikan Khalifah Tauhid dan Entrepreneurship.

Dengan landasan Q.S. An-Nisa : 9

وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ
وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا


Artinya:“Dan hendaklah orang-orang takut kepada Allah, bila seandainya mereka meninggalkan anak-anaknya, yang dalam keadaan lemah, yang mereka khawatirkan terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan mengucapkan perkataan yang benar”. (an-Nisa’: 9)


Sehingga kami mantap memegang konsep Tauhid dan Entrepreneurship.

Dengan Konsep Tauhid kami memperkuat keyakinan anak-anak terhadap Allah diimplementasikan dengan kegiatan harian seperti sapaan, menyebut asmaul husna dalam komunikasi harian, shalat dhuha, shalat wajib, puasa sunah, sedekah, akhlak baik, bercerita kisah-kisah dan banyak lagi.

Dengan Konsep Entrepreneurship kami mempersiapkan anak-anak agar memiliki jiwa wirausaha yang kreatif dan mandiri membangun ekonomi yang lebih baik dewasa nanti diimplementasikan dengan kegiatan harian seperti bermain peran sebagai pedagang, sapaan, berkunjung dan sharing dengan pengusaha, tematik entrepreneurship, bercerita kisah-kisah dan banyak lagi.

Sebagai gambaran, Barack Obama berhasil menjadi presiden, Tantowi Yahya berhasil menjadi selebriti dan Purdi Chandra berhasil menjadi pengusaha, karena sejak kecil mereka telah bercita-cita sedemikian, sehingga masuk kepikiran bawah sadar mereka. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa Khalifah mantap menggunakan Konsep Entrepreneurship.

Pengembangan kurikulum yang dikemas sedemikian rupa sesuai dengan perkembangan usia anak dengan implementasi lebih kepada pembiasaan harian dan belajar melalui bermain sehingga menyenangkan dan terhindar dari kejenuhan.

Sekolah bernuansa “homy” menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi anak sehingga memberikan kenyamanan saat anak berada di sekolah. TK & PG Khalifah yang telah tersebar di 70-an cabang se-Indonesia, kegiatan hariannya telah dibakukan menjadi sistem (SOP) sehingga meminimalkan kerancuan pada setiap cabang.

Dipastikan orang tua siswa memperoleh observasi perkembangan anak secara berkala melalui buku penghubung setiap minggunya, selain itu orang tua siswa juga dapat mengikuti  forum/kelas parenting dari nara sumber yang kompeten di bidangnya.

Dengan Konsep Tauhid dan Entrepreneurship kami optimis terwujud anak yang bercita-cita menjadi moslem Entrepreneur dengan keteladanan Nabi Muhammad SAW sehingga mereka siap menjadi “Khalifah” yaitu manusia yang bermanfaat bagi semua makhluk (rahmatan lil ‘alamin).





EmoticonEmoticon