Kamis, 09 Juli 2015

Jual Takjil ala Murid TK Khalifah Makassar

TK Khalifah Makassar

Tauhid dan entrepneurship adalah dua konsep utama yang diajarkan dan ditanamkan sejak dini kepada murid Taman Kanak-kanak (TK) Khalifah Makassar 3. Dengan harapan di usia dewasa nanti kelak mereka mampu tumbuh menjadi sosok yang mengenal Tuhannya, berakhlak dan mandiri.

Selasa pagi, 7 Juli 2015, praktik jualan takjil Ramadan di dalam kelas jadi materi entrepneurship. Bocah-bocah polos ini menjalankan perannya masing-masing penuh semangat dan riang khas anak-anak.

Ada yang berperan sebagai penjual takjil, pembeli takjil dan kasir. Sementara takjil yang dimaksud adalah berbagai buah-buahan yang diibaratkan takjil sungguhan. Dalam praktik ini, mereka juga diajari bagaimana mengenal nilai mata uang.

Hari ini, Rabu 8 Juli 2015 adalah praktik sebenarnya yang harus mereka terapkan. Yang mereka jual adalah takjil sungguhan seperti es buah, menu pisang ijo dan jalang kote, salah satu jenis gorengan mirip pastel.

Satu porsi akan dibanderol Rp5.000. Anak-anak diajari, jika pembeli menyodorkan uang Rp10.000 dan hanya beli satu porsi berarti harus dikembalikan Rp5.000. "Ini Rp2.000 saja yah," kata Furqon, murid kelas A TK Khalifah Makassar 3 yang menawar buah-buahan pelatik. Bocah 4 tahun itu tampak semangat ketika menawarkan buah-buahan tersebut. Kepala Sekolah TK Khalifah Makassar 3, Amalia menuturkan, anak-anak rupanya cepat tanggap dan sudah pandai menawar karena telah mengenal nilai mata uang.

Praktik jualan takjil ini, kata Amalia, dikemas dalam kegiatan Market Day Ramadan yang akan digelar di pelataran Pasar Segar, di Jalan Pengayoman, Makassar. "Hari ini mereka gantian menjadi penjual dan kemarin mereka diajarkan bagaimana menyambut calon pembeli dengan sopan dan melayani dengan baik," kata Amalia.

Adapun materi lain yang diajarkan, tambahnya, belajar puasa. Mereka diberi pemahaman bahwa berpuasa tidak sekadar tidak makan dan tidak minum tetapi juga menahan nafsu untuk marah, tidak berbohong juga tidak boleh menangis. "Azka puasa setengah hari. Nanti sudah bisa makan jam 12. Azka tidak boleh bohong, tidak boleh marah, tidak boleh menangis, nanti Tuhan Allah marah. Azka puasa biar masuk syurga," kata Azka yang berusia 4 tahun ini.

Selain itu, mereka juga diajari praktik mengenal peralatan ibadah. Di kelas TK B, anak-anak belajar membuat miniatur sajadah dari kertas kartun dan menggambar dan mewarnai. "Materi-materi yang kita ajarkan di sini sesuai konsep yang dijalankan TK Khalifah yakni tauhid dan entrepneurship sesuai suri tauladan Nabi Muhammad SAW," jelas Amalia.

(Okezone)


EmoticonEmoticon